TUGAS 4.TOPOLOGI JARINGAN
Point to point, Bus, Star, dan Ring (Circular)
MATA KULIAH JARINGAN INFORMASI DIGITAL
DIBIMBING OLEH: MOH. SAFII, S.Kom
Oleh KELOMPOK 1 :
Ach. Nizam Rifqi (100213300532)
Aditya Endra Sayekti (100213306154)
Dwi Widya Wati (100213306158)
Fandi Yusuf (100213303833)
Sisiliyah S. A (100213304251)
D3 Ilmu Perpustakaan
TOPOLOGI JARINGAN
Gambar 1. Topologi Jaringan
Topologi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana
cara komputer terhubung dalam suatu jaringan. Topologi dalam jaringan
mengandung dua pengertian dilihat dari sisi pengkabelan dan dari sisi
aliran data. Jika dilihat dari aliran data pada jaringan, maka topologi
yang dimaksud adalah topologi logika dan jika dilihat dari sisi
pengkabelannya, maka topologi yang dimaksud adalah topologi fisik.
Topologi logika jaringan adalah gambaran bagaimana aliran data dalam
suatu jaringan. Sedangkan topologi fisik adalah bentuk layout
pengkabelan yang diimplementasikan pada jaringan. Pada pokok bahasan
kali ini kita akan mengupas mengenai Topologi Jaringan secara Fisik.Berikut Link Mengenai Topologi Jaringan & Konsep TCP-IP
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=1ahdfgVm18M
Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras (hardware) jaringan. Dapat dikatakan bahwa topologi fisik jaringan adalah konfigurasi semua komputer baik workstation maupun server, peralatan serta kabel dalam suatu jaringan. Adapun topologi fisik yang umum digunakan dalam membangun sebuah jaringan adalah :
A. Topologi point-to-point

Gambar 2. Topologi Point to Point
Topologi point to point adalah topologi yang menggambarkan antara dua
komputer atau lebih tepatnya antara dua titik. Jaringan kerja titik
ketitik merupakan jaringan kerja yang paling sederhana tetapi dapat
digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga
seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan
komunikasi biasa. Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang
setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan
hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung
kesimpul lainnya sebagai penerima, misalnya antara terminal dengan CPU.Kelebihan Topologi Point to Point :
a. Mudah menghubungkan antar komputer.
b. Membutuhkan kabel yang pendek.
Kelemahan Topologi Point to Point :
a. Seluruh jaringan akan mati bila kabel utamaterputus.
b. Sulit mencari dan memperbaiki kerusakan apabilaterjadi kerusakan pada jaringan.
Tidak mungkin dimplementasikan pada jaringandengan banyak computer
Berikut link video mengenai Topologi Point to point
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=oVOeNcJJYos
B. Topologi Bus

Gambar 3. Topologi Bus
Topologi bus merupakan beberapa simpul/node dihubungkan dengan jalur
data (bus). Topologi Bus menyediakan 1 saluran untuk komunikasi semua
perangkat sehinga setiap perangkat harus bergantian menggunakan seluran
tersebut. Oleh karena itu, hanya ada 2 perangkat yang saling
berkomunikasi dalam suatu saat. Masing-masing node dapat melakukan
tugas-tugas dan operasi yang berbeda namun semua mempunyai hierarki yang
sama. Untuk mengefisiensikan penggunaan jaringan, digunakan metode
CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access / Collision Detected) yang dapat
mengurangi terjadinya masa tenggang (saluran kosong) dengan mendeteksi
tabrakan informasi.Topologi bus ini merupakan topologi yang banyak digunakan di awal penggunaan jaringan komputer karena topologi yang paling sederhana dibandingkan dengan topologi lainnya. Jika komputer dihubungkan antara satu dengan lainnya dengan membentuk seperti barisan melalui satu single kabel maka sudah bisa disebut menggunakan topologi bus.
Dalam topologi ini dalam satu saat, hanya satu komputer yang dapat mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua komputer dalam jaringan tersebut dan hanya akan diterima oleh komputer yang dituju. Karena hanya satu komputer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat maka jumlah komputer sangat berpengaruh dalam unjuk kerja karena semakin banyak jumlah komputer, semakin banyak komputer akan menunggu giliran untuk bisa mengirim data dan efeknya unjuk kerja jaringan akan menjadi lambat. Sinyal yang dikirimkan oleh satu komputer akan dikirim ke seluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya. Jika sinyal diperbolehkan untuk terus menerus tanpa bisa di interrupt atau dihentikan dalam arti jika sinyal sudah sampai di ujung maka dia akan berbalik arah, hal ini akan mencegah komputer lain untuk bisa mengirim data, karena untuk bisa mengirim data jaringan bus mesti bebas dari sinyal-sinyal. Untuk mencegah sinyal bisa terus menerus aktif (bouncing) diperlukana adanya terminator, di mana ujung dari kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut harus di-terminate untuk menghentikan sinyal dari bouncing (berbalik) dan menyerap (absorb) sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas dan komputer lain bisa mengirim data.
Topologi bus terdiri daripada beberapa komputer yang disambungkan kepada satu kabel utama dengan menggunakan terminator. Kabel yang digunakan adalah kabel sepaksi, (coaxial kabel 50 ohm) dan penyambung RG58. Jarak maksimum kabel adalah 185 meter.
Kelebihan Topologi Bus
- Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
- Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
- Biaya instalasi sangat murah.
- Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
- Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
- Memerlukan terminator untuk kedua ujung kabel tulang belakang .
- Sukar mengesan kerosakan.
- Perlu pengulang (repeater) jika jarak LAN jauh.
- Pengisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan perlanggaran (collision) data
- Kecepatan rata-rata transfer informasi untuk setiap perangkat sangat lambat karena harus bergantian menggunakan saluran
- Sulit untuk manajemen jaringan
- Sulit untuk expand (menambah) jaringan
- Jika terjadi masalah dengan kabel dalam satu komputer (ingat topologi bus menggunakan satu kabel menghubungkan komputer) misalnya kabel putus maka semua jaringan komputer akan terganggu dan tidak bisa berkomunikasi antar satu dengan lainnya (down). Begitu pula jika salah satu ujung tidak diterminasi, sinyal akan berbalik (bounce) dan seluruh jaringan akan terpengaruh meskipun masing-masing komputer masih dapat berdiri sendiri (stand alone) tetapi tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.
- Berikut link mengenai Topologi Bus :
C. Topologi Star

Gambar 4. Topologi Star
Topologi star merupakan topologi jaringan yang paling sering
digunakan. Topologi star tidak langsung terhubung satu sama lain, tetapi
melalui perangkat pusat pengendali (central controller) yang
biasa disebut dengan HUB. Pada topologi star, HUB berfungsi layaknya
seperti pengatur lalu lintas. Jika satu komputer ingin mengirimkan data
ke komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB terlebih
dahulu, yang kemudian meneruskannya ke komputer tujuan.Pada topologi star, kendali terpusat dan semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau komputer yang dipilihnya. Simpul pusat disebut dengan stasiun primer atau server dan bagian lainnya disebut dengan stasiun skunder atau client. Pada Topologi star, koneksi yang terganggu antara suatu node dan hub tidak mempengaruhi jaringan. Jika hub terganggu ( rusak ) maka semua node yang di hubungkan ke hub tersebut tidak dapat saling berkomunikasi. Node adalah Titik suatu koneksi atau sambungan dalam jaringan, sedangkan hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dan meneruskan kesemua komputer yang terhubung dengan hub.
Kelebihan menggunakan topologi star yaitu:
- Fleksibelitas tinggi.
- Penambahan atau perubahan komputer sangat mudah dan tidak menganggu bagian jaringan lain, yaitu dengan cara menarik kabel menuju hub.
- Kontrol terpusat sehingga mudah dalam pengelolaan jaringan.
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan `tau kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
- Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus
- Boros
- Perlu penanganan khusus
- Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=5b5d0CJed1k
D. Topologi Ring (Circular)

Gambar 5. Topologi Ring (Circular)
Penempatan kabel yang digunakan dalam ring menggunakan desain yang
sederhana. Pada topologi ring, setiap komputer terhubung ke komputer
selanjutnya, dengan komputer terakhir terhubung ke komputer yang
pertama. Tetapi sayangnya, jika akan dilakukan penambahan atau
pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu
keseluruhan jaringan.Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Cara Kerja Topologi Ring
Setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya dalam ring,dan setiap komputer mengirim apa yang diterima dari komputer sebelumnya. Pesan-pesan mengalir melalui ring dalam satu arah. Setiap komputer yang mengirimkan apa yang diterimanya, ring adalah jaringan yang aktif. Tidak ada akhir pada ring.
Beberapa jaringan ring melakukan token passing. Pesan singkat yang disebut dengan token dijalankan melalui ring sampai sebuah komputer menginginkan untuk mengirim informasi ke komputer yang lain. Komputer tersebut lalu mengubah token tersebut, dengan menambahkan alamatnya dan menambah data, dan mengirimnya melalui ring. Lalu setiap komputer secara berurutan akan menerima token tersebut dan mengirimkan informasi ke komputer selanjutnya sampai komputer dengan alamat yang dituju dicapai atau token kembali ke komputer pengirim (asal pengirim pesan). Komputer penerima akan membalas pesan ke asal pengirim pesan tadi mengindikasikan bahwa pesan sudah diterima. Lalu asal pengirim pesan akan membuat token yang lain dan menaruhnya di dalam jaringan, dan token tersebut akan terus berputar sampai ada komputer lain yang menangkap token tersebut dan siap untuk memulai pengiriman.
Kelebihan Topologi Ring :
a. Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.
b. Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Kekurangan Topologi Ring:
a. Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
b. Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
Berikut link mengenai video Topologi Ring :
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=U6TX4Zbu2ao
Sumber :
Dimas. 2011. Tugas TIK Jaringan Komputer, (Online), (http://www.scribd.com/doc/59291447/Tugas-Tik-Topologi-Jaringan- Komputer), diakses 10 Februari 2012
Anneahira. 2011. Jaringan Komputer, (Online), (www.anneahira.com/topologi-jaringan-komputer.htm), diakses 10 Februari 2012
Rahayu, Suci. 2008. Topologi Bus, (Online), ( tipe-bus.blogspot.com/), diakses 12 Februari 2012
Abdurrahim. 2010. Topologi Bus, (Online), (www.abdurrahim.web.id/topologi/materi1b.html), diakses 8 Februari 2012
Ctzahra. 2009. Topologi Star, (Online), (ctzahra.wordpress.com/2009/08/19/topologi-star-ring), diakses 12 Februari 2012
Permana, Lucky. 2008. Topologi Ring, (Online), (cangkruk.com/index.php?option=com_content&view…id..), diakses 11 Februari 2012
___. 2010. Pengertian Topologi Jaringan (Online), (www.scribd.com/doc/55414229/), diakses 7 Februari 2012
___. 2006. Point to Point Topolog, (Online), (http://www.youtube.com/watch?v=oVOeNcJJYos), diakses 12 Februari 2012
___. 2011. Topologi Jaringan & Konsep TCP-IP, (Online), ( http://www.youtube.com/watch?v=1ahdfgVm18M), diakses 12 Februari 2012
___. 2011. Bus Topology, (Online), (http://www.youtube.com/watch?v=sIkCwoEJyCE&feature=related), diakses 8 Februari 2012
___. 2011. Ring Topology, (Online), (http://www.youtube.com/watch?v=U6TX4Zbu2ao&NR=1&feature=endscreen), diakses 8 Februari 2012
___. 2011. Star Topology, (Online), (http://www.youtube.com/watch?v=5b5d0CJed1k&feature=related), diakses 11 Februari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar