Tugas 6. Pra UTS
Dwi Widya Wati/100213306158
1.
Sebutkan
dan jelaskan jenis-jenis protokol jaringan komputer?
A. TCP/IP
Adalah
standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol ini tidak dapat berdiri sendiri karena merupakan kumpulan
protokol (protocol suite).Protokol ini juga merupakan protokol yang paling
banyak digunakan saat ini.Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk
perangkat lunak (software) di sistem operasi.
Transmission Control
Protocol/Internet Protokol (TCP / IP) merupakan protokol yang
digunakan untuk membangun jaringan Internet.(IP) berfungsi
menyampaikan datagram dari satu komputer ke komputer laintanpa tergantung pada
media komunikasi yang digunakan.TCP mempunyai prinsip kerja seperti “virtual
circuit” pada jaringan telepon.
B. UDP
UDP ( User Datagram Protokol) Adalah salah satu protokol lapisan
transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang unreliable, tanpa koneksi
(connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
C. IPX atau SPX
IPX (Internetwork Packet eXchange) atau SPX (Sequence
Packet eXchange) merupakan jenis protokol jaringan yang digunakan oleh
Novell Netware yang pengaplikasiannya sering digunakan untuk multiplayer
game.Ada kalanya multiplayer game juga menggunakan DCC
(Direct Cable Connection).
D. NetBios
NetBios (Network Basic Input Output System)
merupakan jenis protokol jaringan yang digunakan oleh Microsoft
untuk mengimplementasikan Local Area Network (LAN) manager.
E. DNS
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system
yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang
mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa
digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau
e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
F. Serial Line Internet Protocol
Serial Line
Internet Protocol (disingkat dengan SLIP) merupakan sebuah protokol yang
memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya
dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini
memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan
akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
G. Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering
disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan
pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang
berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an
sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line
Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada
para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik,
mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan
negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna.Selain itu,
protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.
H. Internet Control Message Protocol
(ICMP)
ICMP berbeda
tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ini ICMP tidak digunakan secara langsung
oleh aplikasi jaringan milik pengguna. Salah satu pengecualian adalah aplikasi
ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk
menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang
dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. Protokol internet ICMP utamanya
digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan
yang menyatakan, sebagai contoh bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
I. POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah
kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan
untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain
dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email
untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari
komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.
J. IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access
Protocol) adalah
protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP
memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder
di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang
ada. Untuk menggunakan
SMTP bisa dari Microsoft Outlook.
K. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) merupakan suatu protokol yang
digunakan oleh WWW (World Wide Web).HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan
bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur
aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser
sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
2.
Jelaskan
perbedaan antara TCP dan UDP?
PERBEDAAN TCP DAN UDP:
Secara
garis besar perbedaan TCP dengan UDP:
|
TCP
|
UDP
|
|
Dapat diandalkan
|
Tidak dapat diandalkan
|
|
Connection-oriented
|
Connectionless
|
|
Segmen berurutan
|
Tidak ada urutan
|
|
Acknowledge segment
|
No acknowledgement
|
|
Segment retransmission and flow
control through windowing
|
No windowing or retransmission
|
Sedangkan secara rinci perbedaan antara TCP dan UDP,
antara lain:
a). Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connection less dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar. Namun, UDP juga menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, seperti transfer data dan multiplexing, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP.
UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, tetapi diperbolehkan. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan nilai yang sama untuk nomor port TCP dan UDP.
b). UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini berarti, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat. Pada tabel, Anda dapat melihat fungsi yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh UDP atau TCP.
a). Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connection less dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar. Namun, UDP juga menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, seperti transfer data dan multiplexing, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP.
UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, tetapi diperbolehkan. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan nilai yang sama untuk nomor port TCP dan UDP.
b). UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini berarti, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat. Pada tabel, Anda dapat melihat fungsi yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh UDP atau TCP.
3. Bagaimana
mekanisme koneksi antara 2 OS dengan menggunakan protokol TCP?
Mekanisme
TCP : Ukuran windows merupakan nomer dari paket unacknowledge yang dapat
dikirim dalam suatu sesi TCP. Ukuran windows juga menyediakan sebuah metode
kasar untuk congestion control, selain itu ukuran windows juga
meningkatkan lebih banyak paket yang akan dikirim (untuk meningkatkan
throughput). Jika paket hilang maka jendela berkurang lagi.
Mekanisme Dasar TCP
TCP menggunakan 3 mekanisme dasar untuk memenuhi layanan connection-oriented
:
a) Paket-paket diberi label dengan
nomor urutan (sequence number) sehingga servis TCP pada penerima dapat menyusun
paket kembali dengan urutan yang tepat seperti saat sebelum dikirimkan.
b) TCP menggunakan
sistem ACK (acknowledgment),checksum, dan pengatur waktu untuk
memberikan kehandalan. Penerima bisa memberitahu pengirim saat mengetahui ada
paket yang belum datang atau terjadi error, atau pengirim bisa saja berasumsi
bahwa paket yang dia kirimkan belum sampai ketujuan jika dalam rentang waktu
tertentu penerima tidak memberikan acknowledgment. Pada kedua kasus tersebut,
pengirim akan mengirim ulang paket tersebut.
c) TCP menggunakan mekanisme yang
disebut windowing untuk meregulasi aliran paket; windowing mengurangi
kemungkinan paket dibuang karena buffer penerima terlalu penuh.
TCP melampirkan header pada data application layer; header
mengandung field-field untuk nomor urut (sequence number) dan
informasi-informasi yang diperlukan untuk mekanisme ini, dan juga berisi field-field
untuk address yang dinamakan port numbers (nomor port), yang
mengidentifikasikan aplikasi sumber dan aplikasi
tujuan dari data.Data aplikasi dengan lampiran TCP Headernya kemudian
dibungkus/dienkapsulasi kedalam paket IP untuk pengiriman.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar